Hal-hal Yang Ditakuti Programer
Hal-hal Yang Ditakuti Programer https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiW020QJkCr_vbwe0_XTfZ77Ap1VYeoIjbYohaJ7q6iajkRIRPS2XyCxIZDTiwqjifnUSoMEqY6hY8DjvAD4uQvcpHLJhdLRVuvCaNNM50roDXJwW6KC-Iep-fzkzNSPMoQSnHzJW8B9sc/s72-c/hal+yang+ditakuti+programmer.jpg

Hal-hal Yang Ditakuti Programer

Menjadi Programmer adalah impian banyak orang. Duduk didepan komputer dengan mengetik kode program (disebut: melakukan koding) dan membuat karya yang berguna bagi banyak orang, tentu sangat keren. Tetapi untuk menjadi programmer itu ternyata tidak gampang. Harus paham logika, paham kode pemrograman, paham sistem yang akan dikerjakan, selain itu harus betah berjam-jam menatap layar komputer. Setelah jadi programmer dan mengerjakan banyak project, entah project destop, project web, game atau mobile. Ternyata masih ada hal yang sangat ditakuti programmer.

Hal-hal yang ditakuti programmer biasanya tidak diketahui orang awam. Seringkali orang awam menganggap hal tersebut adalah hal biasa dan memaksa programmer mengerjakannya akhirnya secara tidak langsung menuntut programmer untuk bekerja lebih keras berkali-kali lipat. Hal-hal yang sering ditakutkan programmer antara lain adalah sebagai berikut:
Hal-hal Yang Ditakuti Programer

Melanjutkan Kerjaan Programmer Lain
Mengerjakan project dengan beratus-ratus hingga beribu-ribu baris kode kadang memang melelahkan. Tetapi bila kode tersebut dibuat sendiri maka bila terjadi kesalahan atau bug maka akan lebih mudah menemukannya. Lain cerita bila kode tersebut dibuat oleh programmer lain, walaupun masih dalam satu bahasa pemrograman sama dengan yang biasa digunakan seorang programer tidak menjamin bisa menemukan bug lebih cepat. Apalagi bila programmer tersebut dituntut untuk melanjutkan kerjaan programmer sebelumnya yang tidak tuntas. Untungnya sekarang sudah ada framework dan tool debug yang semakin canggih dan mempermudah setiap programmer dengan gaya berbeda dapat berkolaborasi. Namun tetap saja, setiap programmer memiliki gaya tersendiri untuk merangkai kode komputer yang mempersulit programmer lain untuk melanjutkannya.

Munculnya Bug Pada Saat Menentukan
Menyusun baris kode merupakan kerja keras yang membutuhkan kesabaran. Tidak jarang seorang programmer perlu berkali-kali merefisi baris kodenya untuk mendapatkan hasil yang sesuai dengan yang diharapkan. Saat semua selesai maka akan terbayar dengan kepuasan yang seringkali tak ternilai. Tapi saat semua baris kode selesai ditulis bukan berarti seorang programmer sudah aman. Masih ada saat paling mendebarkan yang seringkali bisa berakibat fatal bisa saat dipresentasikan, saat dipublish di acara dengan banyak pengguna atau saat krusial lainnya bisa membuat benar-benar pening kepala.

Tidak Sengaja Menghilangkan Data
Programmer tentunya sering berhubungan dengan data. Data yang seharusnya diolah menjadi informasi penting bisa menjadi sangat mengerikan bila sampai hilang. Oleh sebab itu ada aturan wajib bagi para programmer beginner hingga expert. Yaitu sebelum berhubungan dengan data, maka wajib melakukan backup dulu. Dengan demikian apabila terjadi hal yang tidak diinginkan masih bisa tertolong.

Munculnya Bug Yang Tidak Wajar
Eror dan bug sudah seringkali programmer temukan disaat belajar dan latihan. Seiring waktu membuat pengalaman dan kemampuan koding makin terasah, maka dari itu bertemu dengan mereka berdua sudah biasa. Tetapi terkadang ada saat dimana muncul bug yang tidak biasa. Semua kode dan logika sudah benar, tetapi hasilnya tidak seperti yang diharapkan. Belum lagi di Internet belum ada yang bisa menjawabnya. Maka hal ini bisa membuat hari programmer berubah menjadi tidak lagi indah. Kalau sudah begini, lebih baik melakukan kegiatan lain yang menyenangkan seperti refreshing misalnya, sehingga mood kembali semangat dan penyelesaian bug segera ditemukan.

Memperbaiki Sebuah Kesalahan Tapi Malah Muncul Bug yang Lebih Banyak
Bisa memperbaiki bug sebenarnya akan membuat munculnya rasa puas. Tidak jarang seorang programmer ketika menemukan jawaban dari masalahnya akan senang sekali karena mendapat ilmu baru. Tapi terkadang menemukan cara menutup suatu bug bisa memunculkan bug lain, malah kadang muncul bug yang lebih banyak. Bukanya jadi senang malah tambah pusing.

Bila anda ingin bercita-cita atau ingin mempekerjakan programmer, maka sebaiknya anda juga mengerti kesulitan diatas. Programmer juga mengerti bahwa sebuah kesulitan akan membuatnya tumbuh dan makin berkembang. Sehingga rasa pantang menyerah dan selalu siap belajar akan selalu mengiringinya. Demikian tulisan kali ini, semoga bermanfaat.

Posting Komentar